Siapa Al-Khansa'??



Al-Khansa terkenal dengan gelaran; lbu para syuhada. Al-Khansa dilahirkan pada zaman jahiliyah dan tumbuh besar di tengah suku bangsa Arab yang mulia, yaitu Bani Mudhar. Sehingga banyak sifat mulia yang terdapat dalam diri Al-Khansa. Beliau adalah seorang yang fasih, mulia, murah hati, tenang, berani, tegas, tidak kenal pura-pura, suka berterus terang.


Dan selain keutamaan itu, beliau pun pandai bersyair. Beliau terkenal dengan syair-syairnya yang berisi kenangan kepada orang-orang yang dikasihinya yang telah tiada mendahului ke alam baka. Terutama kepada kedua saudara lelakinya, yaitu Mu’awiyah dan Sakhr yang telah meninggal dunia.

Diriwayatkan bahwa ketika Adi bin Hatim dan saudarinya, Safanah binti Hatim datang ke Madinah dan menghadap Rasulullah SAW, maka berkata, “Ya Rasulullah, dalam golongan kami ada orang yang paling pandai dalam bersyair dan orang yang paling pemurah hati, dan orang yang paling pandai berkuda.” Rasuluilah SAW bersabda, ‘Siapakah mereka itu. Sebutkanlah namanya.’ Adi menjawab, ‘Adapun yang paling pandai bersyair adalah Umru’ul Qais bin Hujr, dan orang yang paling pemurah hati adalah Hatim Ath-Tha’i, ayahku. Dan yang paling pandai berkuda adalah Amru bin Ma’dikariba.’ Rasuluilah SAW menukas, “Apa yang telah engkau katakan itu salah, wahai Adi. Orang yang paling pandai bersyair adalah Al-Khansa binti Amru, dan orang yang paling murah hati adalah Muhammad Rasulullah, dan orang yang paling pandai berkuda adalah Ali bin Abi Thaiib.’


Jarir ra. pernah ditanya, Siapakah yang paling pandai bersyair? Jarir ra. menjawab, ‘Kalau tidak ada Al-Khansa tentu aku.’ Al-Khansa sangat sering bersyair tentang kedua saudaranya, sehingga hal itu pernah ditegur olah Umar bin Khattab ra. Umar ra. pernah bertanya kepada Khansa, ‘Mengapa matamu bengkak-bengkak?’ Khansa menjawab, ‘Karena aku terlalu banyak menangis atas pejuang-pejuang Mudhar yang terdahulu.” Umar berkata, ‘Wahai Khansa, Mereka semua ahli neraka.’ Sahut Khansa, ‘Justru itulah yang membuat aku lebih kecewa dan sedih lagi. Dahulu aku menangisi Sakhr atas kehidupannya, sekarang aku menangisinya karena ia adalah ahli neraka.’


Al-Khansa menikah dengan Rawahah bin Abdul Aziz As Sulami. Dari pernikahan itu ia mendapatkan empat orang anak lelaki. Dan melalui pembinaan dan pendidikan tangan-tangannya, keempat anak lelakinya ini telah menjadi pahlawan-pahlawan Islam yang terkenal. Dan Khansa sendiri terkenal sebagai ibu dari para syuhada. Hal itu disebabkan dorongannya terhadap keempat anak lelakinya yang telah gugur syahid di medan Qadisiyah. Sebelum peperangan bermula, terjadilah perdebatan yang sengit di rumah Al-Khansa. Di antara keempat putranya telah terjadi perebutan kesempatan mengenai siapakah yang akan ikut berperang melawan tentara Persia, dan siapakah yang harus tinggal di rumah bersama ibunda mereka. Keempatnya saling tunjuk menunjuk kepada yang lainnya untuk tinggal di rumah. Masing-masing ingin turut berjuang melawan musuh fi sabilillah. Rupanya, pertengkaran mereka itu telah terdengar oleh ibunda mereka, Al-Khansa. Maka Al-Khansa telah mengumpulkan keempat anaknya, dan berkata, ‘Wahai anak-anakku, sesungguhnya kalian memeluk agama ini tanpa paksaan. Kalian telah berhijrah dengan kehendak sendiri. Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Sesungguhnya kalian ini putra-putra dari seorang lelaki dan dari seorang perempuan yang sama. Tidak pantas bagiku untuk mengkhianati bapamu, atau membuat malu pamanmu, atau mencoreng arang di kening keluargamu.Jika kalian telah melihat perang, singsingkanlah lengan baju dan berangkatlah, majulah paling depan nescaya kalian akan mendapatkan pahala di akhirat. Negeri keabadian. Wahai anakku, sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad itu Rasul Allah. lnilah kebenaran sejati, maka untuk itu berperanglah dan demi itu pula bertempurlah sampai mati. Wahai anakku, carilah maut niscaya dianugrahi hidup.’


Pemuda-pemuda itupun keluar menuju medan perang. Mereka berjuang mati-matian melawan musuh, sehingga banyak musuh yang terbunuh di tangan mereka. Akhirnya nyawa mereka sendirilah yang tercabut dari tubuh-tubuh mereka. Ketika ibunda mereka, Al-Khansa, mendengar kematian anak-anaknya dan kesyahidan semuanya, sedikit pun ia tidak merasa sedih dan kaget. Bahkan ia telah berkata, ‘Alhamdulillah yang telah memuliakanku dengan syahidnya putra-putraku. Semoga Allah segera memanggiiku dan berkenan mempertemukan aku dengan putra-putraku dalam naungan Rahmat-Nya yang kokoh di surgaNya yang luas.’ Al-Khansa telah meninggal dunia pada masa permulaan kekhalifahan Utsman bin Affan ra., yaitu pada tahun ke-24 Hijriyah.






Peringatan Allah....

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya". (surah ArRum:24)

Petang tadi sedang asyik aku melayari internet, tiba2 kedengaran guruh berdentum..pada mulanya aku buat tidak endah shj dengan dentuman tersebut..tapi kilat dan guruh yang sambung menyambung membuatkan aku berasa agak takut dan berbagai2 perasan yang mula muncul..setelah melihat keadaan cuaca seperti itu, aku terus menutup laptop dan suis yang ada..hendak dikatakan lama juga kilat dan guruh sambung menyambung hampir setengah jam..bak kata ibuku seperti langit hendak runtuh..kemudian baru guruh dan kilat tersebut disusuli dengan hujan yang lebat..sudah lama aku tidak mendengar kilat dan guruh seperti tadi..tidak dapat ku gambarkan perasaanku ketika itu, aku cuma berdoa dan berharap tiada apa yang berlaku..




Tiba sejenak di ruang mindaku mungkin ini adalah satu peringatan Allah kepada hambaNya khususnya juga buat diri ku..aku sempat jga bermonolog dgn driku, ini baru sedikit sahaja yang ditunjukkanNya belum lagi gempa bumi, tsunami sepertimana yang melanda di negara lain bru2 nie..tetapi berapa ramai sahaja yang sedar akan perkara ini..ya Allah aku bersyukur krn Kau sering sedarkan aku disaat aku leka dan alpa..Kau lindungilah aku, keluarga, sahabat, serta saudara seislam dari balaMu..negara lain sudah terima musibah dan peringatan dari Allah, Malaysia ni tggu masa sahaja..alhamdulillah Allah masih mendengar doa orang2 alim dan Allah masih lagi memberi peluang utk kita menikmati nikmatNya..sungguh Allah itu Maha Mendengar, Maha Kuasa dan Maha Penyayang atas segala apa yang dimilikinya..jadi sama2 lah kita saling beringat dan gunakan segala nikmat kurniaanNya dengan sebaiknya serta mempertingkatkn ibadah kita (pesanan dan peringatan khususnya buat diri ini)..wallahu'alam

Menjadi Yusuf Islam Tatkala Di Puncak Populariti


Populariti dan kekayaan tidak menjamin seseorang hidup bahagia. Cat Steven, bintang pop era tahun '70-an, yang kemudian dikenal dengan nama Yusuf Islam, justeru merasakan kegelisahan hidupnya ketika sedang berada di puncak populariti dimana ia hidup bergelimang harta. Kegelisahan yang mendorongnya untuk menyusuri jalan panjang mencari Tuhan hingga dia menemukan cahaya Islam dan akhirnya menjadi juru dakwah lewat kegiatan muziknya dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial.
Bintang Pop
Sejak kecil Yusuf Islam sudah akrab dengan panggung-panggung hiburan kerana bisnes keluarganya bergerak dalam bidang itu. Dia terbiasa hidup dalam kemewahan kalangan sosial kelas tinggi di Inggris. Sebagai penganut ajaran Kristian, keluarganya mengajarkan Yusuf bahwa Tuhan itu ada, tapi manusia tidak bisa melakukan perhubungan langsung dengan Tuhan. Umat Kristiani meyakini Isa sebagai perantara antara manusia dengan Tuhan.
JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.
"Saya menerima ajaran itu, tapi saya tidak menelannya mentah-mentah," kata Yusuf.
"Saya melihat patung-patung Isa, mereka cuma benda mati tanpa nyawa. Saya tambah bingung ketika mereka bilang Tuhan ada tiga. Tapi saya tidak mendebat pernyataan itu. Saya menerimanya, kerana saya harus menghormati keyakinan orang-orang tua saya," sambungnya.
Beranjak dewasa, Yusuf mulai menggeluti muzik dan dia mulai melupakan kebingungannya terhadap ajaran agamanya kerana ia sendiri mulai jauh dari kekristianan. Impiannya saat itu hanyalah menjadi bintang musik pop. Apa yang ia lihat dan ia baca di media massa sangat mempengaruhi pemikirannya untuk menjadi seorang bintang. Yusuf punya bapa saudara yang punya kereta mewah dan mahal. Ketika itu Yusuf berpikir, bapa saudaranya punya kereta mewah kerana punya banyak uang.
"Banyak orang di sekeliling saya memberi pengaruh pada pemikiran saya bahwa uang dan dunia adalah Tuhan mereka. Sehingga saya memutuskan untuk bahwa itulah hidup saya. Banyak uang, hidup enak," tutur Yusuf.
Meski demikian, Yusuf mengaku saat itu masih ada sisi kemanusiaan jauh di dalam hatinya, keinginan untuk membantu sesama manusia jika ia jadi orang kaya kelak.
Yusuf pun membangun kerjayanya sebagai ahli muzik dan penyanyi. Dalam usia yang masih remaja, Yusuf sudah mengenyam kesuksesan dan keinginannya menjadi seorang 'bintang besar' tercapai. Nama dan foto-fotonya muncul di hampir seluruh media massa. Yusuf pun merasakan kenikmatan dunia, tapi itu tak membuatnya jadi puas, ia ingin kehidupan yang lebih dan lebih dari apa yang ia miliki, sayangnya Yusuf terjerumus ke jalan yang salah. Ia memilih narkoba dan minuman keras untuk mencari kehidupan yang ia inginkan itu.
Mencari Kebenaran
Baru setahun Yusuf mengenyam kesuksesan dalam karir dan finansialnya. Yusuf terkena tubercolusis akibat gaya hidup dan kebiasaannya menenggak minuman keras dan narkoba. Ia sakit parah dan harus dirawat di rumah sakit. Saat itu Yusuf pun berpikir, 'mengapa saya di sini, tergelatak di tempat tidur?, 'apa yang terjadi pada saya? apakah saya cuma seonggok tubuh? apakah tujuan hidup saya semata-mata hanya untuk memuaskan tubuh ini?. Pertanyaan-pertanyaan itu mengganggu pikirannya dan ia mencoba mencari jawapannya.
Kerana pada masa itu di kalangan masyarakat Barat sedang trend mempelajari hal-hal yang berbau mistik dari Timur, Yusuf pun ikut mempelajarinya. Ia mulai sadar tentang kematian. Ia mulai melakukan meditasi dan menjadi vegetarian. Tapi pertanyaan-pertanyaan bahwa dirinya bukan hanya selonggok tubuh manusia, tetap mengganggu pikirannya.
Sebagai bintang pop, namanya terus merangkak ke tangga populariti. Kekayaan terus mengalir, tapi ketika itu Yusuf mulai mencari kebenaran. Ia pun belajar agama Budha, namun di satu sisi, Yusuf belum berani meninggalkan kehidupan glamournya, meninggalkan kenikmatan dunia dan hidup seperti layaknya pendeta Budha, mengisolasikan diri dari masyarakat.
Selanjutnya, Yusuf juga mempelajari Zen dan Ching, numerologi, kitab taurot dan astrologi, balik lagi mempelajari alkitab, tapi Yusuf tidak menemukan apa yang dicarinya, kebenaran yang hakiki. Sampai kemudian apa yang disebutnya mukjizat itu datang.
"Saudara lelaki saya baru saja kembali dari kunjungannya ke Jerusalem dan disana ia mengunjungi sebuah masjid. Saudara saya itu sangat terkesan melihat masjid yang ramai dikunjungi orang, seperti ada denyut kehidupan, tapi atmosfir ketenangan dan kedamaiannya tetap terasa. Berbeda rasanya ketika ia mengunjungi gereja dan sinagog yang sepi," kata Yusuf.
Ketika kembali ke London, saudara lelakinya itu memberikan al Quran pada Yusuf Islam. "Dia tidak masuk Islam, tapi ia merasakan sesuatu di agama ini (Islam) dan ia pikir saya juga akan merasakan hal yang sama. Saya menerima al Quran pemberian saudara saya itu dan membacanya. Saat itulah saya merasakan bahwa saya telah menemukan agama yang benar, agama yang tidak seperti pandangan masyarakat Barat selama ini bahwa agama hanya untuk orang-orang tua," tukas Yusuf.
Ia melanjutkan,"Di Barat, jika ada orang yang ingin memeluk satu agama dan menjadikannya sebagai cara hidunya, maka orang yang bersangkutan akan dianggap fanatik. Tapi setelah membaca al Quran saya yang awalnya bingung tentang tubuh dan jiwa, akhirnya menyadari bahwa keduanya adalah bagian yang tak terpisahkan, Anda tidak perlu pergi ke gunung untuk menjadi religius."
Saat itu, satu-satunya yang diinginkan Yusuf Islam adalah menjadi seorang Muslim. Dari al Quran ia tahu bahwa semua rasul dan nabi dikirim Allah swt untuk menyampaikan pesan yang sama. "Mengapa kemudian Yahudi dan Kristian berbeza? Kaum Yahudi tidak mau menerima Yesus sebagai Mesiah dan mereka mengubah perintah-perintah Tuhan. Sementara Kristian salah memahami perintah-perintah Tuhan dan menyebut Isa sebagai anak Tuhan. Tapi dalam al Quran saya menemukan keindahan, al- Quran melarang menyembah matahari atau bulan tapi memerintahkan umat manusia untuk mempelajari dan merenungi semua ciptaan Allah swt ," papar Yusuf Islam.
"Ketika saya membaca al Quran lebih jauh lagi, al Quran bicara soal salat, sedekah dan perbuatan baik. Saya belum menjadi seorang Muslim saat itu, tapi saya merasa al Quran adalah jawaban buat saya dan Allah swt telah mengirimkannya pada saya," sambung Yusuf Islam.
Mengucap Dua Kalimat Syahadat
Yusuf Islam kemudian memutuskan untuk berkunjung ke Jerusalem. Di kota suci itu, ia datang ke masjid dan duduk di sana. "Seseorang bertanya, apa yang ia inginkan, saya menjawab bahwa saya seorang Muslim. Orang itu bertanya lagi, siapa nama saya. Saya jawab 'Steven'. Orang itu tampak bingung. Saya ikut salah berjamaah, meski salat saya tidak begitu sukses," kisah Yusuf menceritakan pengalamannya di sebuah masjid di Yerusalem.
Kembali ke London, Yusuf menemui seorang muslimah bernama Nafisa dan mengatakan bahwa ia ingin masuk Islam. Nafisa kemudian mengajak Yusuf ke Masjid New Regent. Ketika itu tahun 1977, satu satu setengah tahun sesudah ia membaca al Quran yang diberikan saudara lelakinya. Pada hari Jumat, setelah salat Jumat, Yusuf menemui imam masjid dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Ia pun menjadi seorang Muslim. Nama Cat Steven diganti menjadi Yusuf Islam.
"Saya pun akhirnya tahu bahwa saya bisa melakukan kontak langsung dengan Tuhan, tidak seperti dalam agama Hindu dan Kristian yang harus melalui perantara. Dalam Islam, semua penghalang itu tidak ada . Satu-satunya yang membedakan orang yang bertakwa dan tidak bertakwa adalah salatnya, salat adalah proses pemurnian diri," papar Yusuf Islam.
"Akhirnya, saya ingin mengatakan bahwa apa yang saya lakukan saat ini adalah untuk Allah swt semata. Saya berharap Anda mendapatkan inspirasi dari pengalaman saya ini. Satu yang ingin saya katakan, saya tidak pernah sekalipun berinteraksi dengan seorang Muslim pun sebelum saya masuk Islam. Saya lebih dulu membaca al Quran dan menyadari bahwa tak seorang pun sempurna. Tapi Islam adalah agama yang sempurna dan jika kita mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah Muhammad saw, hidup kita akan selamat. Semoga Allah swt senantiasa membimbing umat Rasulullah Muhammad saw ke jalan yang lurus. amiin," kata Yusuf Islam menutup pembicaraan.

SUNNAH ORANG ORANG BERJUANG- HIJJAZ

Berjuang menempah susah,

Menanggung derita menongkah fitnah,

Itulah gelombang hidup samudera duka,

Seorang mujahid membela tauhid.


Dipisah dia berkelana,

Dibelenggu dia uzlah menagih mehnah,

Namun jiwa tetap bara memburu cinta,

Membara demi Allah dan RasulNya.


Berjuang tak pernah senang,

Ombak derita tiada henti,

Tenang resah silih berganti,

Inilah sunnah orang berjuang.


Malamnya bagai rahib merintih sayu,

Dihiris dosa air mata,

Siangnya bagaikan singa di rimba,

Memerah keringat mencurah tenaga.

Sudah sunnah berjuang di jalan Allah…


Berjuang memang pahit,

Kerana syurga itu manis,

Bukan sedikit mahar yang perlu dibayar,

Bukan sedikit pedih yang ditagih.


Berjuang ertinya berkorban,

Rela terhina kerna kebenaran,

Antara dua jadi pilihan,

Dunia yang fana atau syurga..

JUMPA DIGOMBAK...=)

Thn 1, sem 1 akhirnya kian berlalu..beberapa org shbt2 seperjunangn dibumi nilai juga akn bakal menjejakkan dan meneruskan perjuangn mrka disana..ketiadaan ntnna amatlah dirasai..

HUSNA/ALONG..mlanya dri ini mengenalimu kekika berada dlm D4 dan kebetulan seusrah..ku mengenalimu sbgai seorg sbt yg sgt baik, dan sgt mengmbil brt akn dri ku mahupun shbt lain..sering membri tasji' pd sesiapa shja t'msuk diri ini..dan sifatmu yg sring tenang dlm setiap perkra m'jdikn ku begitu kagum dgnmu..segala pandangan dan jawapan yg dilontarkn jga sering menjadi manfaat pada kami..xkn kami lupa jasa2 along..jazakallah ats segalanya..

AINI/ALANG..alang..ku ingt lg pertama kli kta berkenalan ketika dlm 1 progm..''dok mne??''jwbmu ''perak''..ketika e2 aku agak teruja mengenalimu krn aslmu dri perak dan krn aku jg bersekolah di sna aku tercari2 sesiapa yg aslnya perak..dan Allah tlh pertemukan kita..xkn ku lupakn segala kenagn kita bersma..pergi pj, pwtc, AKSI09 dll..sifatmu yg humur sering membuatkan ku seng hati bila berada denganmu..pasti ku akn rindui saat kta bersama..kuhrp ukhwah yg terjalin selama ini akn berkekalan walupun alang berada di gombak..terima kasih jga atas segalanya..=)

AKRIMI..slh sorang org kuat isis..ketiadaan mu amat2 lah dirasai..terima kasih atas segala sumbangnmu dlm isis..hmm nnt xkn kedengarn lg suaramu mmgglku 'adik' dn aku terhadpmu 'kak'..akn kurindu saat2 kita bersama dlm isis mahupun diluar kerja..kecekapanmu dan sifatmu yg peramah membuatknku berat hati utk ditinggalkn..sentiasalah doakn shbt2 isis di sini ttp meneruskan p'juanagn disini..xlpe jg pd shbt2 yg len..jumpa lg di sana sbg seorg ahli isis jga..insyaAllah..

HASANAH..nie pula org kuat kuat imiu..loghatmu akn sentiasa kmi ingati..besalakn org kedah nie pyh ckit nk tinggalkn loghtnya..sikapmu jg peramah dgn sesiapa shj termasuk driku..akn ku ingt ktk kta berada skali dlm mapan@msu..kta berdua shja yg sma jwtn kn..ku dokn smga thabt atas jln nie..bgtu jga ngn shbt2 dinilai nie..

ALIYA..antara slh seorg org perak yg kukenali dan antara yg ku respect jg..perubhn drimu kini berbanding dahulunya drimu sgt ku kagumi..ku bersyukur mempunyai shbt sepertimu..truskn membwa islam bersama walau dimana shj kmu berada..ku yakin semangtmu dn nur yg tlh Allah berikn pdmu akn sentiasa bersamamu..insyaAllah..smga alya sentiasa kuat menmpuh segala dugaan dan cbrn..

Bersambung..
Related Posts with Thumbnails